BERITA - Dipergoki Hendak Mencuri Di Perumahan Rorinata, Pria Ini Coba Habisi IRT Pemilik Rumah.
BERITA - Dipergoki Hendak Mencuri Di Perumahan Rorinata, Pria Ini Coba Habisi IRT Pemilik Rumah.

Semangat Ginting-warga Dusun II Desa Suka Maju, Sunggal, Deliserdang, ditangkap polisi, Selasa (29/10/2019) sekira pukul 23.00 Wib. Tak hanya itu, pria 57 tahun itu juga ditembak petugas di bagian kaki lantaran melakukan perlawanan.
Informasi yang dihimpun, Semangat nyaris menghabisi nyawa Ernwati (23)-warga Blok G, Perumahan Rorinata, Sukamaju, Sunggal, Deliserdang-dengan sebilah pisau.
Peristiwa tersebut terjadi saat pria itu berniat mencuri di rumah Ernawati, Selasa (29/10/2019) sekira pukul 21.00 Wib. Ternyata, aksinya gagal karena Semangat dipergoki Ernawati di dalam rumah.
Khawatir wanita tersebut berteriak, Semangat langsung menghunuskan pisau yang dibawanya ke tubuh Ernawati.
Meski berhasil menepis pisau yang mengarah ke tubuhnya, Ernawati tak luput mengalami luka. Empat jari tangannya tersayat pisau yang dihunus Semangat.
Melihat itu, pria paruh baya tersebut ambil langkah seribu meninggalkan sembari membuang pisau yang digunakannya.
Setelah semangat kabur, Ernawati ditemani beberapa warga langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Sunggal.
Polisi kemudian melakukan olah TKP ke lokasi dipimpin Panit Reskrim Ipda JB Simamora.
Setelah melakukan penyelidikan dan mendapat keterangan dari sejumlah saksi, petugas berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.
"Sekira jam 23.00 Wib, kita mengetahui keberadaan tersangka di sebuah gubuk di kolam pancing. Langsung kita ke lokasi dan menangkapnya,''kata Simamora, saat dikonfirmasi, Rabu (30/10/2019).
Di hadapan polisi, saat diintrogasi, Semangat akhirnya mengakui semua perbuatannya.
"Setelah diintrogasi, kita lakukan pengembangan untuk mencari pisau yang digunakan tersangka untuk melukai korban. Namun, saat pengembangan, tersangka melakukan perlawanan untuk melarikan diri,''imbuh Simamora.
"Kita peringatkan dengan tembakan ke atas sebanyak 3 kali. Tidak diindahkan, maka kita beri tindakan tegas terukur dan mengenakan kaki kanan pelaku,''tegasnya.
Menurut Simamora, sebelum beraksi, Semangat mengaku sudah 'menggambar' rumah Ernawati. Pria itu juga mengaku sasarannya adalah sepedamotor yang berada di dalam rumah tersebut.
"Sudah digambarnya. Tersangka 'main' sendiri jalan kaki, pakai helm dan masker penutup wajah. Dia mondar-mandir melewati rumah korban. Setelah yakin sepi, baru beraksi. Namun gagal karena korban berada di rumah. Memang suaminya sedang di luar,''beber Simamora.
Dari penangkapan Semangat, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya sebilah pisau, jaket berwarna abu-abu dan celana biru dongker yang digunakan Semangat ketika beraksi.
"Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan setelah sebelumnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara,''pungkas Simamora.

Semangat Ginting-warga Dusun II Desa Suka Maju, Sunggal, Deliserdang, ditangkap polisi, Selasa (29/10/2019) sekira pukul 23.00 Wib. Tak hanya itu, pria 57 tahun itu juga ditembak petugas di bagian kaki lantaran melakukan perlawanan.
Informasi yang dihimpun, Semangat nyaris menghabisi nyawa Ernwati (23)-warga Blok G, Perumahan Rorinata, Sukamaju, Sunggal, Deliserdang-dengan sebilah pisau.
Peristiwa tersebut terjadi saat pria itu berniat mencuri di rumah Ernawati, Selasa (29/10/2019) sekira pukul 21.00 Wib. Ternyata, aksinya gagal karena Semangat dipergoki Ernawati di dalam rumah.
Khawatir wanita tersebut berteriak, Semangat langsung menghunuskan pisau yang dibawanya ke tubuh Ernawati.
Meski berhasil menepis pisau yang mengarah ke tubuhnya, Ernawati tak luput mengalami luka. Empat jari tangannya tersayat pisau yang dihunus Semangat.
Melihat itu, pria paruh baya tersebut ambil langkah seribu meninggalkan sembari membuang pisau yang digunakannya.
Setelah semangat kabur, Ernawati ditemani beberapa warga langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Sunggal.
Polisi kemudian melakukan olah TKP ke lokasi dipimpin Panit Reskrim Ipda JB Simamora.
Setelah melakukan penyelidikan dan mendapat keterangan dari sejumlah saksi, petugas berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.
"Sekira jam 23.00 Wib, kita mengetahui keberadaan tersangka di sebuah gubuk di kolam pancing. Langsung kita ke lokasi dan menangkapnya,''kata Simamora, saat dikonfirmasi, Rabu (30/10/2019).
Di hadapan polisi, saat diintrogasi, Semangat akhirnya mengakui semua perbuatannya.
"Setelah diintrogasi, kita lakukan pengembangan untuk mencari pisau yang digunakan tersangka untuk melukai korban. Namun, saat pengembangan, tersangka melakukan perlawanan untuk melarikan diri,''imbuh Simamora.
"Kita peringatkan dengan tembakan ke atas sebanyak 3 kali. Tidak diindahkan, maka kita beri tindakan tegas terukur dan mengenakan kaki kanan pelaku,''tegasnya.
Menurut Simamora, sebelum beraksi, Semangat mengaku sudah 'menggambar' rumah Ernawati. Pria itu juga mengaku sasarannya adalah sepedamotor yang berada di dalam rumah tersebut.
"Sudah digambarnya. Tersangka 'main' sendiri jalan kaki, pakai helm dan masker penutup wajah. Dia mondar-mandir melewati rumah korban. Setelah yakin sepi, baru beraksi. Namun gagal karena korban berada di rumah. Memang suaminya sedang di luar,''beber Simamora.
Dari penangkapan Semangat, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya sebilah pisau, jaket berwarna abu-abu dan celana biru dongker yang digunakan Semangat ketika beraksi.
"Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan setelah sebelumnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara,''pungkas Simamora.
Komentar
Posting Komentar