BERITA - Tragis, Pria Jompo Di Cianjur Tewas Terpanggang.
BERITA - Tragis, Pria Jompo Di Cianjur Tewas Terpanggang.
Nasib tragis dialami Hasan (80), asal Cianjur, Jawa Barat. Pria lanjut usia ini tewas terpanggang setelah rumahnya ludes dilalap api.
Peristiwa kebakaran yang meluluhlantakan rumah korban terjadi di Kampung Pangedegan Hilir, RT 001 RW 006, Desa/Kecamatan Pagelaran, Cianjur, Sabtu (28/9/2019) pukul 02.00 Wib.
Korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena tubuhnya yang sudah renta. Saat ditemukan, jenazah korban dalam kondisi meringkuk di lantai rumah.
"Karena rumah punggung (bambu), sehingga api dengan cepat membesar dan pemilik rumah atas nama bapak Hasan tidak bisa menyelamatkan diri dan meninggal dunia,''kata Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.
Budi menyebutkan, peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui cucu korban, Tetep.
"Kondisi warga saat itu sedang tidur karena kejadiannya dini hari. Saksi melihat kobaran api sudah membakar seluruh bangunan rumah korban,''tutur dia.
Warga pun kemudian berhamburan menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman api dengan alat seadanya.
"Api bisa dipadamkan selang setengah jam. Namun, bangunan rumah sudah rata dengan tanah, dan saat di cek, pemilik rumah meninggal dunia, tubuhnya terbakar,''ucap dia.
Dugaan sementara, api berasal dari tungku perapian tradisional yang selama ini digunakan korban untuk memasak.
"Kemungkinan, masih ada api di dalam tungku, lalu merembet barang-barang yang ada di dapur, sehingga memicu nyala api hingga membakar seluruh bangunan rumah,''ujar dia.
Petugas kepolisian setempat telah mensterilkan lokasi kejadian dengan garis polisi dan menghimpun keterangan dari sejumlah saksi.
Nasib tragis dialami Hasan (80), asal Cianjur, Jawa Barat. Pria lanjut usia ini tewas terpanggang setelah rumahnya ludes dilalap api.
Peristiwa kebakaran yang meluluhlantakan rumah korban terjadi di Kampung Pangedegan Hilir, RT 001 RW 006, Desa/Kecamatan Pagelaran, Cianjur, Sabtu (28/9/2019) pukul 02.00 Wib.
Korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena tubuhnya yang sudah renta. Saat ditemukan, jenazah korban dalam kondisi meringkuk di lantai rumah.
"Karena rumah punggung (bambu), sehingga api dengan cepat membesar dan pemilik rumah atas nama bapak Hasan tidak bisa menyelamatkan diri dan meninggal dunia,''kata Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.
Budi menyebutkan, peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui cucu korban, Tetep.
"Kondisi warga saat itu sedang tidur karena kejadiannya dini hari. Saksi melihat kobaran api sudah membakar seluruh bangunan rumah korban,''tutur dia.
Warga pun kemudian berhamburan menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman api dengan alat seadanya.
"Api bisa dipadamkan selang setengah jam. Namun, bangunan rumah sudah rata dengan tanah, dan saat di cek, pemilik rumah meninggal dunia, tubuhnya terbakar,''ucap dia.
Dugaan sementara, api berasal dari tungku perapian tradisional yang selama ini digunakan korban untuk memasak.
"Kemungkinan, masih ada api di dalam tungku, lalu merembet barang-barang yang ada di dapur, sehingga memicu nyala api hingga membakar seluruh bangunan rumah,''ujar dia.
Petugas kepolisian setempat telah mensterilkan lokasi kejadian dengan garis polisi dan menghimpun keterangan dari sejumlah saksi.

Komentar
Posting Komentar