BERITA - Mengaku Kepala Satuan Narkoba, Pengangguran Bawa Kabur Honda Jazz.
BERITA - Mengaku Kepala Satuan Narkoba, Pengangguran Bawa Kabur Honda Jazz.
Hanya bermodal mengetahui nama dan pangkat Kepala Satuan Narkoba Polres Lampung Utara, seorang pengangguran mampu memperdaya dan membawa kabur mobil milik warga Bandar Lampung.
Pelaku pencurian dan penipuan tersebut yakni, Dian Afrizal (23) warga Desa Tanjung Ratu Ilir, Kecamatan Way Perigubuan, Kabupaten Lampung Tengah.
Adapun, korban penipuan tersebut yakni Ria Maya Sari, warga Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung.
Kepada Ria, Dian mengaku sebagai Kasat Narkoba Polres Lampung Utara Iptu Andri Gustami.
"Korban yang sadar telah ditipu lalu melapor ke Polres Lampung Utara,''ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Utara AKP Hendrik, Sabtu (31/8/2019).
Hendrik menjelaskan, penipuan bermula saat Dian menelpon korban dan mengaku sebagai Kasat Narkoba Polres Lampung Utara pada 23 Agustus 2019 lalu.
Pelaku menghubungi korban dengan alasan ada salah satu anggota keluarga korban yang terjaring razia narkoba.
Korban dan pelaku janjian bertemu di warung nasi yang berada di samping Taman Makam,''kata Hendrik.
Hanya bermodal mengetahui nama dan pangkat Kepala Satuan Narkoba Polres Lampung Utara, seorang pengangguran mampu memperdaya dan membawa kabur mobil milik warga Bandar Lampung.
Pelaku pencurian dan penipuan tersebut yakni, Dian Afrizal (23) warga Desa Tanjung Ratu Ilir, Kecamatan Way Perigubuan, Kabupaten Lampung Tengah.
Adapun, korban penipuan tersebut yakni Ria Maya Sari, warga Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung.
Kepada Ria, Dian mengaku sebagai Kasat Narkoba Polres Lampung Utara Iptu Andri Gustami.
"Korban yang sadar telah ditipu lalu melapor ke Polres Lampung Utara,''ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Utara AKP Hendrik, Sabtu (31/8/2019).
Hendrik menjelaskan, penipuan bermula saat Dian menelpon korban dan mengaku sebagai Kasat Narkoba Polres Lampung Utara pada 23 Agustus 2019 lalu.
Pelaku menghubungi korban dengan alasan ada salah satu anggota keluarga korban yang terjaring razia narkoba.
Korban dan pelaku janjian bertemu di warung nasi yang berada di samping Taman Makam,''kata Hendrik.

Komentar
Posting Komentar