BERITA - Dibegal, Lapor Ke Polsek Namorambe, Disuruh Lengkapi Surat Leasing, Padahal Motor Beli Cash.
BERITA - Dibegal, Lapor Ke Polsek Namorambe, Disuruh Lengkapi Surat Leasing, Padahal Motor Beli Cash.
Jadi korban perampokan, Oknum Wartawan Kecewa, Petugas Polsek Namorambe Dianggap Tak Promoter. Minggu (28/7/2019) Pukul 21.00 Wib.
Aswandi Lubis (45), pria yang saat ini beralamat Kecamatan Namorambe, Deliserdang, merasa kecewa dengan pelayanan di Mapolsek Namorambe.
Pasalnya saat dia melapor baru saja dibegal, Minggu (28/7/2019) dinihari, polisi malah menyuruhnya untuk melengkapi surat keterangan dari leasing. Padahal, sepedamotor yang baru dibeli sebulan lalu itu dibayar kontan.
Pria yang berprofesi sebagai wartawan di Kota Medan itu kehilangan sepedamotor N Max sekitar sebulan lalu, dan saat dibegal belum memiliki Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) alias plat polisi.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi saat Azwandi sedang dalam perjalanan pulang ke rumah, Minggu (28/7/2019) dinihari sekira pukul 03.30 Wib.
Tiba di jalan umum Medan-Namorambe, tepatnya di Pasar IV, persis di depan sekolah Cerdas Bangsa, dia dicegat 10 orang pria yang mengendarai 5 unit sepedamotor.
Ketika itu, Azwandi sempat hendak melawan. Namun, salah seorang di antara mereka langsung mengeluarkan senjata api dan beberapa lainnya menghunus klewang dan belati.
Di bawah ancaman, Azwandi akhirnya terpaksa menyerahkan sepedamotor N Max yang dikendarainya.
Tak sampai di situ, para pelaku juga mengambil Hp I-Phone dompet berisi ATM, serta surat berharga lainnya milik Azwandi.
Setelah para pelaku kaburr, Azwandi kemudian langsung mendatangi Polsek Namorambe.
Namun sesampainya Mapolsek Namorambe, dia merasa sangat kecewa, karena petugas yang saat itu berjaga menyuruh Azwandi melengkapi surat-surat dari leasing. Padahal, dia membeli sepedamotor itu tunai seharga Rp 29,1 juta.
"Sudah tau saya dirampok dan kreta itu dibeli kontan, masa petugas tersebut meminta agar saya mengambil surat dulu dari leasing. Apa nggak kabur jauh dulu pelakunya,''kesal Azwandi, Minggu sore kemarin.
Kapolsek Namorambe AKP Darwin Ginting SH yang dikonfirnasi wartawan Minggu (28/7/2019) sore mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Jadi korban perampokan, Oknum Wartawan Kecewa, Petugas Polsek Namorambe Dianggap Tak Promoter. Minggu (28/7/2019) Pukul 21.00 Wib.
Aswandi Lubis (45), pria yang saat ini beralamat Kecamatan Namorambe, Deliserdang, merasa kecewa dengan pelayanan di Mapolsek Namorambe.
Pasalnya saat dia melapor baru saja dibegal, Minggu (28/7/2019) dinihari, polisi malah menyuruhnya untuk melengkapi surat keterangan dari leasing. Padahal, sepedamotor yang baru dibeli sebulan lalu itu dibayar kontan.
Pria yang berprofesi sebagai wartawan di Kota Medan itu kehilangan sepedamotor N Max sekitar sebulan lalu, dan saat dibegal belum memiliki Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) alias plat polisi.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi saat Azwandi sedang dalam perjalanan pulang ke rumah, Minggu (28/7/2019) dinihari sekira pukul 03.30 Wib.
Tiba di jalan umum Medan-Namorambe, tepatnya di Pasar IV, persis di depan sekolah Cerdas Bangsa, dia dicegat 10 orang pria yang mengendarai 5 unit sepedamotor.
Ketika itu, Azwandi sempat hendak melawan. Namun, salah seorang di antara mereka langsung mengeluarkan senjata api dan beberapa lainnya menghunus klewang dan belati.
Di bawah ancaman, Azwandi akhirnya terpaksa menyerahkan sepedamotor N Max yang dikendarainya.
Tak sampai di situ, para pelaku juga mengambil Hp I-Phone dompet berisi ATM, serta surat berharga lainnya milik Azwandi.
Setelah para pelaku kaburr, Azwandi kemudian langsung mendatangi Polsek Namorambe.
Namun sesampainya Mapolsek Namorambe, dia merasa sangat kecewa, karena petugas yang saat itu berjaga menyuruh Azwandi melengkapi surat-surat dari leasing. Padahal, dia membeli sepedamotor itu tunai seharga Rp 29,1 juta.
"Sudah tau saya dirampok dan kreta itu dibeli kontan, masa petugas tersebut meminta agar saya mengambil surat dulu dari leasing. Apa nggak kabur jauh dulu pelakunya,''kesal Azwandi, Minggu sore kemarin.
Kapolsek Namorambe AKP Darwin Ginting SH yang dikonfirnasi wartawan Minggu (28/7/2019) sore mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Komentar
Posting Komentar